Buku Ajar KONSEP IT BERBASIS KEPULAUAN: Paradigma, Teknologi, dan Strategi Transformasi Digital untuk Mewujudkan Pulau Cerdas dan Masyarakat Inklusif

Buku Ajar KONSEP IT BERBASIS KEPULAUAN: Paradigma, Teknologi, dan Strategi Transformasi Digital untuk Mewujudkan Pulau Cerdas dan Masyarakat Inklusif

 Penulis: Sitna Hajar Hadad, ST., M.Eng.  Publisher: CV. Masago Belajar Smart  Telah Terbit: 07/09/2026  ISBN: 978-634-05-5011-5  Laman: 312  Bahasa: Indonesia  Dimension: 15,5 x 23 cm  File Size: 23,1 MB More Details  Beli
 Deskripsi:

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi tantangan geografis yang luar biasa dalam pemerataan pembangunan. Selama ini, literatur Teknologi Informasi (TI) cenderung berpusat pada perspektif daratan (kontinental) dan perkotaan, sehingga sering kali tidak relevan ketika dihadapkan pada realitas pesisir seperti keterbatasan infrastruktur, cuaca ekstrem, dan isolasi logistik. Buku Konsep TI Berbasis Kepulauan hadir untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menawarkan paradigma baru dalam merancang, mengelola, dan mengimplementasikan solusi digital yang adaptif terhadap ekosistem maritim.

Melalui pendekatan yang komprehensif, buku ini membedah berbagai pilar strategis transformasi digital di daerah terpencil. Pembahasan mencakup perancangan infrastruktur dan konektivitas antarpulau, pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG), hingga digitalisasi sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi biru. Dengan mengambil Kepulauan Maluku Utara sebagai lokus analisis, buku ini juga mengupas tuntas penerapan Internet of Things (IoT), mitigasi keamanan siber, serta pentingnya tata kelola kolaboratif (penta-helix) dalam mewujudkan visi Smart Island (Pulau Cerdas).

Disusun secara ketat berdasarkan standar Outcome-Based Education (OBE), buku ajar ini tidak sekadar menyajikan teori, tetapi juga dilengkapi dengan studi kasus nyata, diskusi naratif, dan evaluasi berbasis pemecahan masalah. Karya ini merupakan referensi esensial bagi mahasiswa, dosen, praktisi teknologi, maupun pembuat kebijakan yang berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan digital dan membangun peradaban masyarakat kepulauan yang inklusif, tangguh, dan berdaulat di era informasi.

 Kembali